Sejarah Bangsa Arab Sebelum Risalah Rasullullah SAW

Sejarah Bangsa Arab Sebelum Risalah Rasullullah SAW – Sejarah Kebudayaan Islam adalah hal pokok yang harus kita pelajari sebagai seorang muslim yang beriman. Oleh karena itu sudah sepatutnya kita mengenal utuh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam dan memahami kepribadian beliau, agar kita mendapatkan berbagai manfaat dan pelajaran dari kehidupan beliau yang penuh dengan uswah hasanah (teladan yang baik). Jadi, cukuplah sudah alasan kita untuk mempelajari hal tersebut.

Sejarah Bangsa Arab Sebelum Risalah Rasullullah SAW

Sejarah Bangsa Arab Sebelum Risalah Rasullullah SAW

Pada hakikatnya istilah Sirah Nabawiyah merupakan ungkapan tentang risalah yang dibawa Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada manusia, untuk menuntun mereka kepada penyembahan kepada Allah. Jika dilihat dari segi bahasa, sirah artinya kebiasaan, jalan, cara, dan tingkah laku. Dikalangan ulama hadits, sirah bermakna hadits.

Sebelum kita memulai menyelami perjalan kehidupan baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, setidaknya kita perlu mengetahui sejarah singkat dari bangsa arab itu sendiri beserta kaum-kaum dari bangsa arab.

Kata Arab diberikan sudah sejak dahulu kala yang didasarkan oleh kondisi dari tempat tersebut oleh suatu kaum yang menjadikannya sebagai tempat tinggal. Karena secara bahasa, arab mempunyai arti padang pasir, tanah gundul dan gersang yang tidak ada air dan tanamannya. Meskipun begitu, letak geografis dari Jazirah Arab ini mempunyai peranana yang sangat besar, khususnya bagi bangsa-bangsa yang sedang berlabuh untuk saling menukar perniagaan, peradaban, agama, dan seni.

Para sejarawan yang mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam sejak masa awal, membagi kaum-kaum bangsa arab dari silsilah keturunan dan cikal bakalnya menjadi 3 bagian :

  • Arab Ba’idah, yaitu kaum-kaum Arab terdahulu yang sampai sekarang masih susah dilacak secara rinci dan komplit awal mulanya, seperti kaum Tsamud, Jadis, Imlaq, dan lain-lainnya.
  • Arab Aribah, yaitu kaum-kaum Arab yang berasal dari keturunan Ya’rub Yasyjub bin Qahthan atau disebut juga Arab Qahthaniyah.
  • Arab Musta’rabah, yaitu kaum-kaum Arab yang berasal dari keturunan Isma’il atau disebut juga Arab Adnaniyah.

Untuk kaum-kaum Arab Aribah atau Arab Qahthaniyah, awal mulanya bertempat lahir di Negeri Yaman lalu berkembang menjadi beberapa kabilah dan suku, dan ada dua kabilah yang dikenal :

  • Kabilah Himyar, yang terdiri dari beberapa suku, yaitu Zaid Al-Jumhur, Qudhah, dan Sakasik.
  • Kabilah Kahlan, yang terdiri dari suku terkenal, seperti Hamdan, Amnar, Thayyi, Madzhij, Kindah, Lakham, Judzam, Uzd, Aus, Khazraj, dan keturunan Jafnan raja Syam.

Dan untuk kaum-kaum Arab Musta’rabah atau Arab Adnaniyah, kakek tertua dari mereka adalah Ibrahim Alaihis-Salam, yang berasal dari negeri Iraq, yang berada dipinggir barat Sungai Eufrat dan berdekatan dengan Kufah. Penjelasan tadi hanya beberapa hal singkat tentang Sejarah Kebudayaan Islam pada masa sebelum risalah. [ps]

Sejarah Bangsa Arab Sebelum Risalah Rasullullah SAW | Admin | 4.5
'