Sejarah Munculnya Organisasi Pergerakan Nasional Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV)

Sejarah Munculnya Organisasi Pergerakan Nasional Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV) – Penggagasnya adalah tokoh sosialis Belanda, Henk Sneevliet pada 1914, dengan nama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) jika diterjemahkan adalah Persatuan Sosial Demokrat Hindia Belanda. Anggota awal ISDV pada dasarnya terdiri atas 85 orang dari dua partai sosialis Belanda, yaitu SDAP (Partai Buruh Sosial Demokratis) dan SDP (Partai Sosial Demokratis), yang aktif di Hindia Belanda. Partai ini dengan cepat berkembang menjadi radikal dan anti kapitalis.

Para pegawai Belanda di Indonesia, semula, mendirikanIndische Social Democratische Veregining(ISDV). Dalam perkembangannya, ISDV, pada tanggal 20 Mei 1920, diubah menjadi Partai Komunis Hindia. Setelah itu, diubah lagi menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Pengurusnya ialah Semaun (Ketua), Darsono (Wakil Ketua), Bergsma (Sekretaris) dan anggota pengurus yang terdiri dari Baars, Sugono, dan H.W. Dekker sebagai bendahara. Partai Komunis Indonesia (PKI) secara resmi berdiri tanggal 23 Mei 1920. Tokoh yang ada di belakang pendirian PKI adalah Sneevlit, seorang pegawai Belanda yang dikirim ke Indonesia.Sejarah Munculnya Organisasi Pergerakan Nasional Indische Social Democratische Vereniging (ISDV)

Pada tanggal 13 November 1926, PKI mengadakan pemberontakan di Banten, Sumatera disusul tindakan kekerasan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Banyak penangkapan terhadap tokoh perjuangan, yang dibuang ke Digul dan Tanah Merah.

Pada 1919, ISDV beranggotakan sekitar 400 orang. Dari jumlah tersebut, ada 25 orang yang berkebangsaan Belanda dan beberapa orang Tionghoa. Selebihnya adalah kader-kader Indonesia. Pengusiran yang dilakukan Pemerintah Kolonial terhadap pemimpin-pemimpan dan kader-kader berkebangsaan Belanda di satu sisi dan kaderisasi terhadap kaum muda bumiputera di sisi lain, telah membuat ISDV menjelma sebagai organisasi perjuangan kaum bumiputera Hindia Belanda.

Karena paham sosialis pada waktu itu belum mendapatkan tempat di rakyat indonesia. Padahal ISDV tak akan berkembang kalau tidak berakar di dalam masyarakat indonesia. Maka dari itu, ISDV berusaha mendekati rakyat dengan memakai organisasi lain sebagai perantaranya. Mulanya, ISDV bersekutu dengan insulinde. Akan tetapi karena tidak memenuhi sasaran tujuannya, kerja samanya dibatalkan.

Pada akhirnya Sneevlit akhirnya mampu mendekati Semaun dan Darsono dan mampu mempengaruhi Sarekat Islam (SI) cabang Semarang. Taktik yang digunakan adalah taktik infiltrasi dengan nama “blok di dalam”. Setelah SI cabang Semarang, ISDV berniat meninfiltrasi Central Sarikat Islam (CSI) dengan salah satu tokohnya HOS Cokroaminoto, yang banyak menimbulkan perdebatan politik dengan anggota ISDV.

Dengan adanya ISDV, muncullah paham sosialis dalam pergerakan nasional. Akan tetapi akhirnya ISDV dilebur menjadi Perserikatan Komunis Hindia atau yang juga dikenal dangan PKH pada tanggal 23 Mei 1920. Dan menjadi PKI pada tahun 1924. Perubahan nama ini ditujukan untuk membedakan ISDV dengan “kaum sosialis revisionis” atau “kaum sosialis palsu”. PKI merupakan partai yang berideologi komunisme. Partai ini membentuk “front persatuan” dengan partai-partai nonkomunis dan menentang PAN-Islamisme. [ps]

Kata Kunci :

sejarah pki/isdv
Sejarah Munculnya Organisasi Pergerakan Nasional Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV) | Admin | 4.5