Sejarah Sarana Perhubungan Darat, Laut dan Udara Indonesia

Friday, October 28th, 2016 - Sejarah SMA Kelas 12

Sejarah Sarana Perhubungan – Penggunaan roda diperkenalkan pertama oleh bangsa Hyksos tahun 1675 SM. Penemuan mesin uap oleh James Watt 1769 membawa perubahan besar karena transportasi (kapal, lokomotif, mobil) dijalankan dengan mesin uap.

Sejarah Sarana Perhubungan

Kereta api Argo Bromo hasil perkembangan iptek

Dengan berkembangnya sektor perhubungan/transportasi berperan untuk:

  • meningkatkan produksi dan jasa;
  • meningkatkan arus wisata;
  • memperlancar arus informasi;
  • memperlancar arus barang dan manusia; Sarana perhubungan meliputi darat, laut, dan udara;

Perhubungan Darat

Sarana perhubungan darat paling banyak diminati karena relatif murah, cepat, mudah dijangkau. Untuk meningkatkan sarana transportasi upaya yang ditempuh pemerintah, antara lain sebagai berikut.

  • Pemeliharaan rehabilitasi jalan raya yang sudah ada.
  • Membangun jalan tol dan jalan layang, ringroad.
  • Pembangunan jalan kereta api.
  • Rehabilitasi infrastruktur dan penyediaan tambahan perlengkapan operasional jalan KA.
  • Pengadaan kereta api lebih modern, Argo Bromo, dan Argo Gede.

KA pertama dikelola oleh PJKA. Sekarang dikelola oleh Perumka (Perusahaan Umum Kereta Api), yaitu BUMN di bawah Departemen Perhubungan yang mengelola KA di Indonesia.

Perhubungan Laut

Upaya pemerintah dalam meningkatkan sarana transportasi laut adalah:

  • Merehabilitasi dan meningkatkan kapasitas infrastruktur yang ada.
  • Pengadaan kapal Feri dan kapal pengangkut barang.
  • Perbaikan pelabuhan laut, terminal peti kemas, dan dermaga-dermaga.
  • Meluncurkan kapal cepat Palindo Jaya 500 tahun 1995.
  • Mendirikan PT PAL di Surabaya sebagai pusat pengembangan industri maritim Indonesia.

Tujuan pembangunan perhubungan laut:

  • Mempercepat lalu lintas antarpulau.
  • Meningkatkan perdagangan domestik dan internasional.

Perhubungan Udara

Perkembangan transportasi udara ditandai dengan semakin mudah dan cepatnya transportasi antarprovinsi, antarpulau, dan antarnegara. Dengan adanya maskapai penerbangan perintis, yaitu Merpati Nusantara, Mandala, Bouroq, Sempati, dan PT Industri Pesawat Terbang Nurtania berubah menjadi IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara) yang sekarang dikenal dengan pesawat NC-212, Helikopter NBO 105, CN 235 (Tetuko), N-250 (Gathotkaca), serta produksi komponen pesawat F-16, Boeing 747, dan Boeing 737. Perkembangan informasi, komunikasi, dan transportasi dapat meningkatkan arus informasi, memperpendek jarak antarpulau, maupun antarnegara.[ps]

Kata Kunci :

sarana perhubungan adalah
Sejarah Sarana Perhubungan Darat, Laut dan Udara Indonesia | Pengertian Sejarah | 4.5
Leave a Reply
DMCA.com Protection Status science blogs blog Top education_training blogs Academics Blogs