Sejarah Terbentuknya PPKI

Sejarah Terbentuknya PPKI – Jepang semakin mengalami kemunduran dalam Perang Asia Timur Raya. Komando Tentara Jepang wilayah Selatan mengadakan rapat. Dalam rapat itu disepakati bahwa Indonesia akan diberi kemerdekaan pada tanggal 7 September 1945.

Sejarah Terbentuknya PPKI

Sejarah Terbentuknya PPKI

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia disingkat PPKI, merupakan Panitia yang dibentuk sesudah dibubarkannya BPUPKI, Badan Penyelidik Usaha usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. BPUPKI dibubarkan pada tangganggal 7 Agustus 1945, PPKI resmi dibentuk dengan tugas pokok menindaklanjuti hasil dari keputusan BPUPKI.

Keadaan Jepang semakin kritis. Pada 6 Agustus 1945, kota Hirosima dibom atom oleh Amerika Serikat. Menghadap situasi ini, Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Dokuritsu Junbi Inkai atau Panitia Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Persetujuan ini terjadi pada pada tanggal 7 Agustus 1945. Tugas PPKI adalah melanjutkan tugas BPUPKI dan untuk mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia. Ketua PPKI adalah Ir. Soekarno, sedangkan wakilnya Drs. Moh. Hatta.

PPKI beranggotakan 21 orang dan semuanya orang Indonesia yang berasal dari berbagai daerah.

  • Jawa 12 wakil.
  • Sumatera 3 wakil.
  • Sulawesi 2 wakil.
  • Kalimantan 1 wakil.
  • Sunda Kecil 1 wakil.
  • Maluku 1 wakil.
  • Golongan penduduk Cina 1 wakil

Namun tanpa sepengengetahuan Jepang, anggota PPKI di tambah lagi 6 orang yaitu Achmad Soebardjo, Sajoeti Melik, Ki Hajar Dewantara, R.A.A. Wiranatakoesoema, Kasman Singodimedjo, dan Iwa Koesoemasoemantri.

Pada hari kedua pembentukan, Pimpinan PPKI , yaitu Ir. Soekarno, Muhammad Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat diundang di Dalat untuk bertemu Marsekal Terauchi pada tanggal 8 Agustus 1945.  Setelah pertemuan ketiga tokoh tersebut, praktis PPKI tidak melakukan sidang. Hal ini karena beberapa desakan dari pemuda untuk segera melakukan proklamasi kemerdekaan Indonesia bukan atas nama PPKI. Mereka berpendapat bahwa PPKI merupakan bagian dari pemerintah Jepang yang hanya mengambil keuntungan dari situasi peperangan Timur Raya. PPKI yang semula berencana mengadakan rapat pada tanggal 16 Agustus 1945, gagal terlaksana karena terjadi peristiwa Rengasdengklok.

Dari peristiwa Rengasdengklok itu lah terjadi penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan pada 17 Agustus 1945 terks itu dibacakan sebagai bentuk pernyataan Indonesia Merdeka. Setelah Proklamasi, pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI, mengadakan sidang di bekas Gedung Road van Indie di Jalan Pejambon Jakarta.

Pada sidang tersebut, PPKI mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945, dengan beberapa perubahan, yaitu :

  1. Kata Muqaddimah diganti dengan kata Pembukaan
  2. Pada pembukaan alinea keempat anak kalimat Ketuhanan dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya diganti dengan Ketuhanan Yang Maha Esa.
  3. Pada pasal 6 ayat 1 yang semula berbnyi Presiden ialah orang Indonesia asli dan beragama Islam diganti menjadi Presiden ialah orang Indonesia Asli.
Selain mengesahkan UUD 1945 dengan beberapa perubahan. Sidang PPKI pada saat itu juga memberikan mandat secara aklamasi kepada Ir. Soekarno dan Muhammad Hatta sebagai presiden dan wakil presiden. Dalam menjalankan tugas sebagai Presiden dan wakil presiden, akan dibantu oleh Komite Nasional sebelum dibentuknya MPR dan DPR.
Pada sidang tanggal 19 Agustus 1945, dibahas pembentukan kementerian. Diputuskan dibentuk 12 kementerian dan 4 menteri negara. Dan selanjutnya pembagian wilayah Indonesia menjadi delapan provinsi yang dipimpin oleh seorang gubernur.
Pada sidang tanggal 22 Agustus 1945, PPKI  memutuskan pembentukan Komite Nasional Indonesia (KNI) yang berfungsi sebagai DPR sebelum dilaksanakan pemilihan umum. Dan dilanjutkan dengan membentuk Partai Nasional Indonesia , Badan Keamanan Rakyat. [ps]

Kata Kunci :

sejarah singkat PPKI,bagaimana pembentukan ppki,bmana terbentuknya PPKI,cerita singkat PPKI,jelaskan terbentuknya ppki,sejarah singkat pembentukan ppki,tahun berdirinya ppki,tangfal terbentuknya ppki,terbentuknya ppki
Sejarah Terbentuknya PPKI | Admin | 4.5
'